Rabu, 07 November 2012

Analisa Penipuan Transfer Bank SMS Masuk Tidak Jelas

Tidak ada hujan, tidak ada angin lalu ada sms masuk seperti ini.
------ SMS ------
From: +6285331466325
Received: Nov 7, 2012 07:01

Ke Bni aja, a/n Putra maulana no rek 0275051144
------ SMS ------

Bisa disimpulkan bahwa hal ini menguntungkan Bank. Atau jangan-jangan berpotensi merugikan Bank karena perlu penyelidikian internal serta Pak Polisi kalau Bank yang lapor minta duit besar sesuai peribahasa "hilang kambing menjadi hilang sapi". Di lain pihak lagi Polisi atas nama penyidikan berniat meminta data ke Bank dan nantinya berpolemik kerahasiaan Nasabah Bank adalah prioritas seluruh Bank di negara manapun. Belum lagi penyidik polisi yang kurang baik menyimpan data tersebut, berpotensi hilang atau dicuri sehingga dapat disalahgunakan data sensitif Perbankan. Sekali lagi Penyidik Kejahatan Perbankan perlu integritas setaraf KPK menurut pendapat saya.

P O L E M I K. Mungkin itu sebabnya Bank amat sangat malas minta bantuan ke Pak Polisi. Kalau Polisinya 'qualified' dan 'prestige' serta mempunyai cara kerja yang baik terukur serta terarah dan diawasi oleh pengawasan yang ketat profesional, mungkin Bank mau bekerjasama dengan Polisi. Bagaimana kalau rakyat yang lapor?

Operasi penjahat sms berdasarkan nomor telepon. Takutnya tidak per wilayah. Siapapun bisa jadi korban dan transfer bank tanpa batasan wilayah. Bisa jadi korban di Papua tetapi pelaku di Jakarta. Atau sebaliknya.

SMS penipuan ini memang dinamakan tidak jelas di judul tulisan blog ini karena saya tidak mengenal nomor serta nama yang tertera dalam isi sms. Dan memang tidak ada aturan yang spesifik menunjukkan unsur penipuan. Sekilas hanya penggguna iseng atau seorang pebisnis yang salah nomor sms, namun hal ini bisa saja dikejar asal polisi berniat. Seperti biasa, penjahatpun sudah menggunakan pengacara dan Polisi takut dituntut balik dalam rangka mencemarkan nama baik.

Q: Apa yang bisa kita perbuat setelah menerima sms ini?

A: Tulis saja di blog untuk curhat dan juga untuk dijadikan "seonggok" barang bukti bahwa kita rakyat benar-benar menerima hal penipuan ini.

Saking kurang bisanya penyidik menyelesaikan masalah maka metode tangkap dan siksa rakyat sampai mengaku sudah merajalela di negeri ini sekiranya oknum bisa merasa bebas setelah menyiksa manusia. Terima kasih Pak Polisi, Anda sudah memberikan rasa nyaman untuk kami. Kmi paham negara ini terlalu luas untuk Anda tangani.

Permasalahan Polisi:
Berapapun duit yang diberikan bukan untuk menambah penyidik yang pintar berkualifikasi tinggi, tapi untuk ditaruh kantung pemimpin Polisi. Kami paham hal tersebut.

Permasalahan rakyat:
Ada tindak kejahatan dan rakyat adalah korbannya. Kami lapor ke Polisi, namun perlu dicatat juga bahwa kami ada di negara ini bukan untuk disiksa setiap hari pagi siang malam sampai mengku sesuai tuduhan Polisi. Tidak semua penyihir tukang tenun orang pintar yang Anda temui pasti benar. Ada kalanya mereka itu diberi penglihatan salah untuk apa tujuannya hanya Tuhan YME yang mengetahui hal tersebut.

Jadinya:
Ya... Inilah kami rakyat kecil yang tidak punya kuasa pengaruh apapun. Untuk 'kaum blogger', fotokan sms penipuan yang Anda dapatkan, masukkan ke blog.

Apakah ada yang mengetahui bahwa Polisi punya alamat email untuk pengaduan atau tidak?

Tidak ada komentar: