Fish

Kamis, 23 September 2010

Panti Asuhan Khusus Balita

Foto dengan Rekan-Rekan SMA (Cumi Besar) 31 Agustus 2010
Ada panti asuhan KHUSUS BALITA yang membutuhkan bantuan. 


Ada 59 BALITA disana diantara itu ada 17 bayi dibawah 1 tahun dan ada 7 bayi yang berusia 1 bulan. Sekurang-kurangnya bulan Agustus 2010, sewaktu rekan-rekan teman SMA ada yang berkesempatan berkunjung kesana, pengasuh panti baru saja menemukan bayi satu minggu di tong sampah, sekarang kondisinya sakit, agak demam dan sering menangis. 

Disamping bayi tanpa orang tua tersebut, ada juga bayi yang ibunya korban kekerasan (diperkosa oleh sekelompok orang sehingga sang ibu menjadi gila). 





Ketika penulis mendapat laporan ini, rekan-rekan SMA langsung mencari jadwal untuk berkunjung. Dan semoga foto-foto dan tulisan ini dapat dipercaya oleh pembacanya. Seolah berkata dalam hati, andai penulis konglomerat terkaya di Indonesia. Tapi dengan keterbatasan finansial sekalipun tidak menghalangi kami untuk mengumpulkan sedikit dana untuk disumbangkan ke sini.

Pengasuh panti sangat membutuhkan bantuan dalam bentuk :
>>>   Susu formula (SGM 1), 
>>>   Pampers, 
>>>   Makanan bayi usia 4 bln keatas, 
>>>   Rinso, 
>>>   Molto, 
>>>   Beras, 
>>>   Gula pasir, 
>>>   dan tentu saja uang tunai. 


Yang Pake Jilbab adalah Pengurusnya (Ibu Budi / Ibu Tarsih)

Foto dengan Rekan-Rekan SMA (Cumi Besar) 31 Agustus 2010
 
Note: Mereka tdk punya no rekening, jadi silakan datang melihat balita di sana.

Selama ini mereka memperolah dana dari PEMDA yang tentu saja tidak pernah cukup untuk membiayai anak2 itu. 

Jika ada yang berniat menyalurkan bantuan silahkan datang ke :


>>>   Panti Sosial Tunas Bangsa
>>>   Jl.Bina Marga No. 79 Cipayung Jakarta Timur, 
 >>>   Phone (021) 844-5651 dgn Ibu Tarsih atau Ibu Budi

Google Maps : LINKS (tautan)


View Larger Map

Akan sangat berarti apabila anda memshare posting ini ke relasi-relasi anda... Tuhan pasti selalu berkenan atas amal ibadah baik dan peduli anda, amin...


*.*.* negara ini memang dalam proses penghancuran diri tapi kita punya kewajiban untuk menghambat dan kalau bisa merubah hal tersebut. Mulai dari diri kita dulu. [Cumi Besar] *.*.*

Tidak ada komentar: